BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|EN
Hubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Berita Nasional

Penerimaan Pajak Menguat, Tumbuh 30 Persen di Dua Bulan Pertama 2026

Medina Kyara Putrifidi12 Maret 2026
Ukuran teks
0/0

Sumber: kemenkeu.go.id

Pada konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 Kementerian Keuangan, mengungkapkan sejumlah data terkait penerimaan pajak nasional. Hingga akhir Februari 2026, penerimaan pajak menunjukkan performa yang baik di tengah dinamika ekonomi dan ketidakpastian global.

Publikasi data APBN KiTa edisi Maret 2026 menunjukkan bahwa realisasi penerimaan pajak neto mencapai Rp245,1 triliun hingga 28 Februari 2026. Jumlah ini tumbuh sebesar 30,4% Year-on-Year (YoY) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jika dilihat dari sisi bruto, penerimaan pajak tumbuh sebesar 12,7%. Hal ini disebabkan oleh aktivitas ekonomi domestik masyarakat yang meningkat menjelang Idul Fitri. Berdasarkan data tersebut, pemerintah telah berhasil mengumpulkan 10,4% dari total target APBN pada dua bulan pertama di tahun 2026.

Terdapat empat industri utama yang mendominasi dan memberikan kontribusi hingga 74% terhadap total penerimaan pajak bruto. Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar yaitu 29,7% dengan bruto Rp100,1 triliun, tumbuh double digits yang ditopang oleh subsektor tembakau dan barang kimia. Sektor perdagangan menyusul dengan kontribusi 24,7% yang dipicu oleh tren belanja online, sementara sektor pertambangan sebesar 10,0%. Sektor keuangan dan asuransi juga mencatatkan pertumbuhan bruto yang positif, yaitu sebesar 9,5% ditopang oleh subsektor aktivitas penunjang jasa keuangan.

Penopang utama dari lonjakan penerimaan pajak adalah PPN dan PPnBM, yang mencatatkan penerimaan neto sebesar Rp85,9 triliun dengan pertumbuhan mencapai 97,4%. Angka tersebut menjadi indikator bahwa volume transaksi ekonomi di Indonesia sedang mengalami eskalasi.

Di sisi lain, Pajak Penghasilan (PPh) juga menunjukkan kinerja yang baik. Komponen PPh badan mengalami pertumbuhan sebesar 4,4% dengan realisasi mencapai Rp23,7 triliun, sementara PPh Orang Pribadi dan PPh 21 tumbuh sebesar 3,4% dengan total penerimaan mencapai Rp29 triliun. Serupa dengan PPh Badan, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 juga mengalami pertumbuhan sebesar 4,4% dengan realisasi sebesar Rp52,2 triliun.

TopikBerita Pajakpenerimaan_pajak
Penulis
Medina Kyara Putrifidi
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • KOSTAF FIA UI Gelar Kompetisi Hingga Webinar Perpajakan Lewat Tax Goes To School 202626 September 2026
  • Tahapan Pendahuluan dalam Penerapan PKKU terhadap Transaksi Tertentu25 September 2026
  • RAPBN 2027 Disepakati, Penerimaan Pajak Ditetapkan Sebesar Rp2.593,35 Triliun25 September 2026
  • Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Anggaran Transfer Ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun25 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org