BS AdvisoryBS Advisory
InsightsEvents
ID|EN
Hubungi Kami
BS Advisory
Bhinneka Sentra Advisory — Registered Tax Consultant & Tax Attorney. Unit bisnis Ortax Solutions Center.
Layanan
Tax & Accounting
Transfer Pricing
Global Minimum Tax
Tax Manual & SOP
Tax Control Framework
Payroll & PPh 21
In House Training
Perusahaan
Tentang BSA
Tim Kami
Karir
Events
Resources
Insights
Kantor
Askrida Tower Lt. 1–2
Jl. Pramuka Kav. 151, Jakarta Timur 13210
(021) 85210980
+62 811 1992 0088 (WhatsApp)
solutions@ortax.org
Jadwalkan Konsultasi
Ortax Ecosystem
OrtaxPajakExpressPajak101TaxBase X
© 2026 Ortax Solutions Center · All Rights Reserved
Beranda/Insights/Tax Learning

Konsultan Pajak Wajib Jaga Independensi dan Hindari Benturan Kepentingan, Ini Ketentuannya

Medina Kyara Putrifidi4 September 2026
Ukuran teks
0/0

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55 Tahun 2026 (PMK 55/2026) menghadirkan pembaruan tata kelola profesi konsultan pajak. Ketentuan ini telah mencabut dan menggantikan ketentuan sebelumnya yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 175 Tahun 2022 (PMK 175/2022).

Kewajiban Menjaga Independensi 

Dalam PMK 55/2026, terdapat sejumlah klausul baru yang ditambahkan terkait kewajiban konsultan pajak. Salah satu penambahan tersebut adalah kewajiban konsultan pajak untuk menjaga independensi serta bebas dari benturan kepentingan dalam memberikan jasa, sebagaimana diatur pada Pasal 24 ayat (1) PMK 55/2026. Sebagai informasi, pada ketentuan sebelumnya, yaitu PMK 175/2022 klausul mengenai benturan kepentingan tidak diatur secara mendetail.

Benturan Kepentingan Menurut PMK 55/2026

Pasal 24 ayat (3) PMK 55/2026 merinci 2 penyebab yang memungkinkan adanya benturan kepentingan. Pertama adalah ketika konsultan pajak memiliki hubungan kekerabatan sedarah maupun semenda sampai dengan derajat pertama dengan pegawai Direktorat Jenderal Pajak.  Kedua (DJP) , yaitu hubungan di luar kekerabatan sedarah dan semenda derajat pertama dan kepentingan pribadi dengan pegawai DJP. Kondisi tersebut menyebabkan benturan kepentingan apabila memengaruhi integritas dan profesionalisme dalam memberikan jasa kepada wajib pajak sebagai klien. 

Sebagai bentuk transparansi, Pasal 5 ayat (2) huruf k PMK 55/2026, mensyaratkan seorang yang mengajukan izin menjadi konsultan pajak harus menyampaikan pernyataan seluruh hubungan kekerabatan sedarah dan semenda sampai dengan derajat pertama dengan pegawai DJP. 

Sanksi Jika Melanggar

Seorang konsultan pajak dianggap melanggar ketentuan mengenai kewajiban menjaga independensi apabila hubungan kekerabatan sedarah atau semenda, hubungan di luar kekerabatan sedarah atau semenda, maupun kepentingan pribadinya dengan pegawai DJP  memengaruhi integritas dan profesionalismenya dalam memberikan jasa. Konsultan pajak yang terbukti melanggar ketentuan tersebut dikenai sanksi administratif berupa pembekuan izin konsultan pajak paling lama 2 tahun.

Perlu diketahui, pembekuan izin konsultan pajak dapat dikenakan paling banyak 3 kali dalam jangka waktu 5 tahun. Apabila konsultan pajak kembali melakukan pelanggaran setelah dikenai pembekuan izin sebanyak 3 kali dalam periode tersebut, yang bersangkutan dapat dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin.

Topikkonsultan_pajakprofesi_konsultan
Penulis
Medina Kyara Putrifidi
Diskusikan kasus Anda

Insight lainnya

Semua →
  • KOSTAF FIA UI Gelar Kompetisi Hingga Webinar Perpajakan Lewat Tax Goes To School 202626 September 2026
  • Tahapan Pendahuluan dalam Penerapan PKKU terhadap Transaksi Tertentu25 September 2026
  • RAPBN 2027 Disepakati, Penerimaan Pajak Ditetapkan Sebesar Rp2.593,35 Triliun25 September 2026
  • Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Anggaran Transfer Ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun25 September 2026
Layanan Kami
  • 01Tax & Accounting Services
  • 02Transfer Pricing Services
  • 03Global Minimum Tax (GMT) Services
  • 04Tax Manual & SOP Services
  • 05Tax Control Framework (TCF) Services
  • 06Payroll & PPh 21 Services
  • 07In House Training

Hubungi Kami

Untuk mengelaborasi Kebutuhan Pajak Anda dan mendapatkan gambaran ruang lingkup silakan berdiskusi atau menjadwalkan pertemuan dengan tim konsultan kami

Jadwalkan KonsultasiPilih waktu pertemuanWhatsApp+62 811 1992 0088Emailsolutions@ortax.org